Berita

LEMBAGA PENGEMBANGAN INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN (LPIK) ITB

Bandung Pitching Day 2020 Berhasil Terselenggara Secara Online

  • 10 Aug 2020 12:12
  • Admin LPiK

50 Startup dari berbagai Stage Melakukan Presentasi Bisnis di Hadapan 31 Venture Capital, Angel Investor, Inkubator, Akselerator Dalam dan Luar Negeri

Thegreaterhub SBM ITB berkolaborasi dengan LPIK ITB, Startup Bandung, Startup Grind Bandung, Geek Hunter. Dan Block71 Bandung menghadirkan 50 startup pada ajang business pitching terbesar secara daring tahun 2020 ini.

 

BandungJuli 2020. 6 Entitas terkemuka dari stakeholder ekosistem startup di Bandung yaitu Thegreaterhub SBM ITB, LPIK ITB, Startup Bandung, Startup Grind Bandung, Geek Hunter dan Block71 Bandung juga didukung oleh Endeavor dan Coworking Indonesia berkolaborasi untuk menyelenggarakan “Bandung Startup Pitching Day 2020”.

 

The Greater Hub SBM ITB sebagai inisiator mengungkap bahwa latar belakang kegiatan tahunan ini didasari dalam rangka meningkatkan dan menumbuhkan ekosistem startup  di Indonesia, lalu bertambahnya jumlah startup di Indonesia dan sekitarnya yang memerlukan pendanaan namun akses terbatas, serta sebagai ajang exposure terkait potensi para startups.

 

Untuk mengembangkan fasilitasnya agar dapat memberikan layanan yang lebih baik dan meningkatkan kolaborasi antara stakeholder ekosistem startup di kota Bandung, The Greater Hub SBM ITB menginisiasi kegiatan dengan format “Business Pitching” dengan mempertemukan startup terbaik yang telah lolos seleksi administrasi dengan para investor sehingga diharapkan startup tersebut dapat berkembang menjadi lebih baik kedepannya.

The Greater Hub SBM ITB sendiri berkolaborasi dengan LPIK ITB yang merupakan Lembaga yang didirikan untuk mendorong pemanfaatan hasil-hasil penelitian di Perguruan Tinggi juga bekerja sama dengan komunitas Startup Bandung yang sudah berdiri sejak tahun 2015 dengan anggota lebih dari 100 startup yang berdomisili di Bandung. Kemudian dengan Startup Grind Bandung sebagai komunitas startup tingat global di bawah program #GoogleForEntrepreneur yang sudah memiliki cabang di lebih 250 kota yang tersebar di 100 negara, salah satunya di Bandung. Lalu dengan Geek Hunter sebagai startup perekrutan kerja khusus IT terkemuka asal Bandung yang berdiri sejak Juli 2013, dan Block71 Innovation Factory yang turut serta membangun ekosistem bisnis di Bandung.

Kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini sendiri bertujuan untuk memberikan peluang pitching bagi startup yang siap tumbuh lebih cepat serta memfasilitasi startup yang berada di seluruh Indonesia yang membutuhkan support pendanaan untuk perkembangan bisnisnya.

 

Bukan hanya itu, kegiatan ini dirancang sebagai platform pembelajaran untuk para pemuda, penggemar dunia startup, dan  wirausaha baru. Apalagi kegiatan tahunan ini juga sekaligus ajang networking antara sesama startup, venture capital, tamu undangan, dan masyarakat luas yang memiliki ketertarikan dengan startup.

 

Kegiatan yang dilakuan secara daring pada tanggal 24 Juli 2020 ini dibuka dengan sambutan dari Dekan SBM ITB Prof. Utomo Sardjono Putro juga ketua LPIK Ir. Sigit Puji Santosa, MSME., Sc.D dan Dr. Dina Dellyana selaku Direktur The Greater Hub SBM ITB yang kemudian dilanjutkan dengan acara utama yaitu pitching session dari 50 startup yang telah lolos seleksi dimana mereka dibagi kedalam dua room sesuai dengan stage bisnis mereka, (MVP, Pre Seed dan Seed), yang diberikan waktu lima menit untuk pitching dan dua menit untuk tanya jawab dengan Investor.

 

Dari 175 startup yang mendaftarkan diri, terpilih 50 startup terbaik yang memiliki bold idea dengan berbasis teknologi dalam memberikan solusi bagi permasalahan- permasalahan Indonesia. Diantaranya para startups ini beroprasi pada kategori FinTech, EdTech, Legal, Internet of Things (IoT), BioTech, Travel, AgroTech, HealthTech, Automotive, FoodTech, Waste Management, Health and Sanitation, Travel & Tourism, Nanotechnology Insustry dan Online Media.

 

Adapun 50 startup itu adalah Ajar Belajar, Bagi Kopi Express, Bell Society, Bersihin, Brodewijk, Desamart, Djalandjalan, eLarvae, Hearo, IZIFILL, Launcher.id, Modular, MulaiDisini, Nano Natura, Neurontech, Philoit, Pitchplay, Sgara, Shoecasing, Sinaps, Surplus Indonesia, TinggalMasak, Tresnan, VirtualPro Basketball, Wonikah.com (MVP Stage) Akademis.id, Biztrips, Brave, EcoplastID, Eduku, Edulens, Ekuitas Home, Felis, Gets id, Internusa Capital, Jawara Bersih Nusantara, Lovia, Mejakita, Muslimlife, Nasho, Repla, Sportigo, The Tutors, Wegrow (Pre Seed Investment Stage) CARIMOBIL, D’Kapster, eCLIS.id, KODI, Pateron, Xplorin (Seed Investment Stage).

 

 

Sementara dari pihak tim penilai Investor yang berasal dari  31 Venture Capital (VC) dalam dan luar negeri yang hadir dalam acara ini yaitu Access Ventures, Alpha JWC Ventures, Alpha Momentum, Coffee Ventures, ANGIN, AC Ventures, ATM Capital, Bace Capital, BRI Ventures, Cyber Agent, Discovery Nusantara Capital, Ficus, Finch Capital, Global Founders Capital, Go Venture, Gobi Ventures, Grupara Ventures, Ideosource, Indogen Capital, MDI Ventures, Prasetia Ventura, Spiral Ventures, STRIVE, UMG Idealab, Venturra Discovery, Vertex Ventures, Wavemaker, 1982 Ventures, Telkomsel Innovation Center, Init-6.Fund , Skystar Ventures. Beberapa incubator akselerator yang turut dalam tim penilai adalah Oorange, Indigo Incubator, Cubic, Endeavor, Kolaborasi, Supernovae beserta beberapa Angel Investors.

 

Acara Bandung Pitching Day 2020 yang dilakukan secara Daring berjalan dengan lancar sesuai ekspektasi, dari 50 startups hanya 1 startup yang berhalangan hadir yaitu The Tutors, diakhir acara pitching dipilih top 5 awards berdasarkan penilaian dari VC, angel investor, incubator akselerator yang hadir, adapun startup yang berhasil meraih award tersebut adalah sebagai berikut; Most innovative diraih oleh Brave, Best pitch jatuh pada startup Mejakita, Most impactful dimenangkan oleh startup KODI, Most promising jatuh pada Nano Natura, award terakhir yaitu Most marketable diraih oleh Sgara.

Komentar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar