Berita

LEMBAGA PENGEMBANGAN INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN (LPIK) ITB

Press Release, ITB CEO NET 2019

  • 10 Oct 2019 15:21
  • Cytra Ria A

Bandung, lpik.itb.ac.id - Kawasan Inovasi ITB (Science Technology Park/STP) merupakan kawasan untuk pengembangan kolaborasi inovasi untuk menjadi menjadi pusat riset dan inovasi, inkubasi bisnis, pengembangan  startup, spin off perusahaan dan pengembangan komersialisasi melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi berbasis kekayaan intelektual.

Kawasan inovasi dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan dan mendorong inovasi dan daya saing industri yang berbasis pada kekuatan ilmu pengetahuan. Kawasan inovasi mendorong dan mengelola pengetahuan dan teknologi dari universitas, lembaga Litbang, perusahaan dan pasar.

Kawasan Inovasi memfasilitasi penciptaan dan pertumbuhan perusahaan berbasis inovasi melalui inkubasi dan proses spin-off dan menyediakan layanan alih teknologi kepada industri.

Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah satu di antara universitas di Asia yang mendirikan Lembaga Alih Teknologi (Technology Tansfer Offices/TTO) pada tahun 1999 dan merupakan pelopor yang pembentukan Lembaga Alih Teknologi dengan nama Kantor Manajemen Kekayaan Intelektual (KMKI).

KMKI mempunyai peran signifikan dalam proses pembentukan kebijakan yang mendorong pendirian Sentra Hak Kekayaan Intelektual (Sentra HKI) di universitas seluruh Indonesia, di bawah arahan Kementerian Riset dan Teknologi pada saat itu. Saat ini, KMKI melebur menjadi bagian dari Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK), dengan  tugas dan fungsi  membantu proses-proses administrasi dan  komersialisasi KI. 

Kantor Alih Teknologi/TTOs, berperan penting dalam melakukan proses pengalihan Kekayaan Intelektual (KI) sebagai hasil riset atau inovasi teknologi milik Universitas, Lembaga Penelitian dan Pengembangan kepada industri yang akan memanfaatkan KI untuk dikomersialisasikan.

Dalam rangka membangun dialog antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri untuk kontribusi pemikiran peran kawasan inovasi dan Lembaga Alih Teknologi/Sentra HKI di Indonesia, LPIK ITB menggelar kegiatan ITB CEO NET 2019 dengan tema: “Innovation Parks sebagai Penggerak Pembangunan Ekonomi Nasional  Masa Depan melalui Technology Transfer Offices yang Profesional”

ITB CEO NET 2019 mengundang perwakilan setiap pemangku kepentingan sebagai narasumber dan peserta dari industri, pemerintah dan pemerintah daerah dan civitas akademika.

  1. Dr. Bambang P.S. Brodjonegoro - Menteri PPN/Kepala BAPPENAS RI
  2. Hari Purwanto, M.Sc, DIC - Staf Ahli Bidang Infrastruktur, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
  3. Sony Sulaksono - Kepala Puslitbang Industri Kimia, Farmasi, Tekstil, Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika
  4. Maily, S.Si., Biomed - Research & Development Manager Martha Tilaar Group
  5. Dr.Ir. Subagjo (FTI ITB) - Innovator Katalis Merah Putih ITB
  6. Jong-in Choi - Vice President of Industry-University Collaboration Foundation, Hanbat National University, South Korea.

Pada kegiatan ini juga dilakukan menandatanganan kerjasama inovasi antara ITB dengan PT. Grab Teknologi Indonesia sebagai inisiasi dalam melakukan kerjasama dengan fokus pemanfaatan teknologi ITB untuk digunakan industri. Dalam kesempatan tersebut juga Grab memberikan 50 unit Grab-Wheels untuk ITB.

Kolaborasi untuk mendorong pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi, industri, pemerintah dan masyarakat akan menjadi mesin inovasi dan penggerakan ekonomi suatu bangsa.  

Dikeluarkan Oleh :  Ir. Sigit Puji Santosa, MSME, Sc.D, IPU (Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung)

Komentar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar