Berita

LEMBAGA PENGEMBANGAN INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN (LPIK) ITB

Lagi, Kini Giliran SVARA Raih Pendanaan Pre-Series A dari UMG Idealab

  • 13 Jan 2020 09:30
  • Cytra Ria A

Bandung, lpik.itb.ac.id - Senin (6/1) lalu SVARA sebuah startup dibidang Broadcasting & Media Platform, mengumumkan mendapatkan suntikan permodalan Pre-Series A dari UMG IDEALAB dengan besaran angka yang tidak disebutkan, namun mencapai valuasi sekitar 10 juta dollar.

Sebagai sebuah Corporate Venture Capital (CVC), UMG IDEALAB jelas bukan pemain baru di Indonesia. Perusahaan yang beraviliasi dengan UMG Group Myanmar ini setidaknya telah menanamkan investasinya pada 30 startup asal Indonesia (baik yang disclosed maupun undisclosed).

Pendanaan Pre-Series A ini akan digunakan SVARA untuk pengembangan produk, memperkuat tim development ataupun marketing, memperluas kerjasama strategis dengan pihak pihak lain, serta edukasi kepada industri radio untuk melakukan Radio Digital Transformation.

Komentar dari Co-Founder & CEO SVARA – Farid Fadhil Habibi, “Kami sangat bersyukur dengan permodalan yang kami dapatkan ini, seluruh tim di SVARA telah melalui perjuangan yang cukup panjang untuk sampai pada titik ini, dan kami sangat yakin SVARA akan menjadi next-Unicorn di Indonesia, sebuah karya anak bangsa, kami persembahkan untuk Indonesia, khususnya untuk membantu industri kreatif, yaitu radio, musik, dan podcast untuk tetap dapat bertahan dan tumbuh di era Disruption ini”.

 

Tentang SVARA

Start-Up SVARA adalah penyedia The Next Generation Broadcasting & Media Platform, sebuah Inovasi Digital karya Anak Bangsa yang dibangun berbasis Cloud Computing, Big Data, Artificial Intelligence, Programmatic Advertising, dan lain-lain, yang bertujuan untuk menyelamatkan Industri Broadcasting terutama Radio dan Memajukan Komunitas dari Digital Disruption.

SVARA didirikan, pada tanggal 9 September 2017, oleh Founder & Chairman - Hemat Dwi Nuryanto dan Co-Founder & CEO - Farid Fadhil Habibi.

Platform SVARA terdiri dari On-Air Platform (Broadcaster Automation) dan Online Platform (Apps bagi User, sudah terdapat di Android & iOS, dan segera menyusul untuk SmartSpeaker, ConnectedCar, SmartWatch, hingga SmartTV). User dapat menikmati berbagai konten audio & non-audio di aplikasi SVARA, diantaranya: Radio, Playlist Music, dan Podcast, serta berbagai fitur unggulan seperti Live Visual Radio, Live Chat dengan penyiar dan pendengar lain, Social Audio, Library, dll.

Saat ini, SVARA telah bekerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya PRSSNI (Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia) yang beranggotakan 585 radio, Lembaga Manajemen Kolektif (WAMI – Wahana Music Indonesia) terkait Lisensi Musik, Telkomsel terkait free kuota internet untuk SVARA, LPIK ITB (Lembaga Pengembangan Inovasi & Kewirusahaan – Institut Teknologi Bandung), IDX Incubator, dll.

Ribuan Radio dari Seluruh Dunia dapat didengarkan melalui aplikasi SVARA. Sedangkan pengguna end-to-end Platform SVARA telah digunakan lebih dari 100 radio siaran AM/FM di Indonesia, lebih dari 10 radio komunitas percontohan yang di-response positive (meliputi radio komunitas, radio sekolah/kampus, dan radio store), dengan lebih dari 250 ribu user di aplikasi.

SVARA juga telah mendapatkan lebih dari 5 penghargaan baik nasional ataupun internasional, di antaranya: 2nd Winner Swiss Innovation Challenge 2017 (prize $5000), Winner of Government Research Grant on Blockchain in Music 2017 (grant prize $30.000), Winner of ITB Research Grant on Programmatic Ads 2018 (prize $5000), Winner of Startup Development Program from BEKRAF RI 2018 (prize $7500), Winner of AETP Swiss Startup Accelerator Program 2019.

Komentar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar