Berita

LEMBAGA PENGEMBANGAN INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN (LPIK) ITB

Gerakkan Ekosistem Inovasi, LPIK Gelar ITB CEO NET & Technopreneurship Festival 2018

  • 19 Sep 2018 12:01
  • Cytra Ria A

Bandung, lpik.itb.ac.id - Selasa (18/9) menjadi kali keempat penyelenggaraan ITB CEO NET & Technopreneurship Festival oleh Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung (LPIK ITB). Sejalan dengan tema yang diangkat "Orchestrating Innovation Ecosystem Melalui Kawasan Sains Teknologi/Science Technology Park (KST/STP)", saat ini ITB sedang membangun fasilitas insfrastruktur gedung ITB Innovation Park Ganesha sebagai hub kegiatan riset inovasi dan pengembangan entrepreneurship dalam rangka mewujudkan ITB sebagai Entrepreneurial University yang handal.

Kolaborasi untuk mendorong pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi, industri, pemerintah dan masyarakat akan menjadi mesin inovasi dan penggerakan ekonomi suatu bangsa. Kolaborasi antar pemangku kepentingan tersebut diwujudkan melalui pengembangan komunikasi sehingga terbangun pertukaran informasi pengetahuan dan saling kepercayaan yang mendorong kerjasama inovasi.

Kesamaan Visi dan Tujuan dalam pelaksanaan kolaborasi menjadi tahap pertama yang harus disepakati. Variabel-variabel lain dirumuskan berikutnya dengan memperhatikan kepentingan dan kesepahaman pemangku kepentingan.

Oleh karena itu, tema yang diangkat bertujuan mencari komposisi yang saling melengkapi untuk menghasilkan harmonisasi inovasi Kawasan Sains dan Teknologi(KST)/(Science and Technological Park (STP)) dapat menjadi tahap awal untuk membangun kolaborasi inovasi. KST/STP dapat dikembangkan menjadi pusat riset dan inovasi dan melakukan inkubasi bisnis, pengembangan perusahaan rintisan, spin off perusahaan dan peluang-peluang pengembangan kewirausahaan.

"Kolaborasi antar pemangku kepentingan tersebut diwujudkan melalui pengembangan komunikasi sehingga terbangun pertukaran informasi pengetahuan dan saling kepercayaan yang mendorong kerjasama inovasi," ucap Ir. Sigit Puji Santosa, MSME, Sc.D, Ketua LPIK ITB.
 
Acara dibuka secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan, Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto Trilaksono. Beliau menuturkan bahwa hingga saat ini terdapat 89 startup yang dibina di LPIK dan pada tahun depan direncanakan ITB Innovation Park Ganesha telah rampung dibangun. 

Beberapa mata acara terselenggara pada kegiatan ITB CEO NET & Technopreneurship Festival 2018, antara lain adalah (i) Seminar (ii) Pameran Inovasi (iii) Idealogy Business Matching dan (iv) Pameran Startup, masing-masing terbagi di dua tempat Aula Barat dan Aula Timur, Institut Teknologi Bandung.

Pembicara yang dihadirkan juga mewakili beberapa kalangan. Dari kalangan industri hadir sebagai narasumber dari Kalbel Farma, Lintas Arta, INKA, PINDAD, SAMSUNG, Bintangraya Lokalestari, Bukalapak, MotoranID. Pembicara dari pemerintah diwakili oleh Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikkan Tinggi, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan perwakilan perguruan tinggi.

Dari sisi peserta diundang, mahasiswa, akademisi, pemerintah daerah kabupaten/Kota dan Propinsi, pelaku usaha, inkubator bisnis, investor dan pemangku kepentingan lainnya.

Idealogy Business Matching

Sebagai penunjang ekosistem triple helix, di gedung Aula Timur, LPIK berkolaborasi dengan School of Business Management (SBM) ITB menyelenggarakan Idealogy Business Matching. Kegiatan ini merupakan wadah bagi para perusahaan rintisan untuk memperkenalkan produknya kepada investor, calon buyer, pemerintah. Sejumlah investor, inkubator bisnis dan akselerator turut hadir dalam kegiatan ini seperti: Sarana jabar ventura, Angel.id, PT.NDE, Krigan capital, Corfrina group, Antler, Sharing Vision, Forum Investasi FINT.

Sebanyak 50 startup gabungan dari LPIK, Greeter Hub SBM ITB dan Inkubator lain di Bandung memaperkan masing-masing produknya di Aula Barat. Kemudian 15 startup terpilih diberikan kesempatan untuk melakukan pitching dihadapan juri dan investor. 

Kegiatan ini pada dasarnya merupakan miniatur dari ekosistem inovasi, yang segera akan diwujudkan dengan pengembangan dan pembangunan KST/STP. Ekosistem inovasi diharapkan segera menemukan wujudnya yang ideal dengan demikian Indonesia dapat melahirkan inovasi-inovasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup manusia baik untuk Indonesia maupun dunia internasional.

Materi ITB CEO NET dan Technopreneurship Festival 2018 (Aula Barat dan Aula Timur) dapat diunduh pada laman berikut:

Materi ITB CEO 18 - LPIK ITB

Komentar

  • fauzan

    Makalahnya dong, ppt.

Tinggalkan Komentar