Kawasan Inovasi Ganesha

Apr 20, 2017 Admin

Kawasan ITB Ganesha merupakan kawasan yang mapan secara ekonomi dan kegiatan dalam bidang penelitian dan inovasi, dan merupakan salah satu kawasan yang dikenal sebagai kawasan pendidikan di Kota Bandung, Ketersediaan lahan masih tersedia meskipun membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk dapat dimanfaatkan menjadi kawasan innovation park, dengan alternatif lain adalah meningkatkan fungsi bangunan yang sudah ada menjadi kawasan komersialisasi riset. Beberapa lokasi yang pernah diwacanakan sebagai kawasan innovation park adalah lahan Kebun Binatang Bandung, PAU ITB, kawasan Kompleks ITB Ganesha 15, dan lain-lain.

Kawasan Kebun Binatang Bandung merupakan salah satu alternatif lokasi yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bandung. Keunggulan dari alternatif lokasi ini adalah dekat dengan kampus ITB, sehingga antara kegiatan bisnis dengan penelitian yang dilakukan di lingkungan akademisi dapat terintegrasi dengan baik. Akan tetapi di sisi lain, alternatif lokasi di kawasan Kebun Binatang Bandung memiliki social cost yang besar.

Ditinjau secara fungsi, kawasan Kebun Binatang Bandung merupakan salah satu RTH terbesar yang dimiliki oleh Kota Bandung. Relokasi kawasan Kebun Binatang Bandung selain membutuhkan biaya yang besar juga dapat menghilangkan kekayaan plasma nutfah yang terdapat di dalamnya. Konflik lainnya dari kegiatan relokasi, datang dari para pedagang kaki lima di sekitar kawasan yang selama ini merasa mendapatkan keuntungan dari keberadaan Kebun Binatang. Proses pembebasan lahan kawasan Kebun Binatang Bandung merupakan proses yang rumit, karena akan melibatkan banyak pihak dan pemangku kepentingan. Lahan dari Kabun Binatang sendiri merupakan milik Pemerintah Kota Bandung yang saat ini pengelolaannya telah diserahkan kepada Yayasan Kebun Binatang. Selain itu, terdapat pula pihak-pihak yang mengklaim sebagian lahan dari kebun binatang sebagai milik pribadi. Besarnya social cost sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, menjadikan kawasan Kebun Binatang Bandung sebagai alternatif yang paling tidak memungkinkan untuk direalisasikan sebagai lokasi BRIV.

© LPIK ITB | Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan. Peta Situs